Home > Realita > Kisah Pilu Paiti

Kisah Pilu Paiti

MOJOKERTO-Demi mencukupi kebutuhan dirinya serta keempat anaknya, Paiti,52,warga Desa/Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto rela berjalan dengan menenteng sepeda tuanya sejauh 20 km untuk menjual barang rongsokan ke Desa/Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto.

sebelum dijual, ia juga berkeliling dari pagi hingga siang hari untuk mencari barang rongsokan yang bisa dijual.

‘’Sehari lumayan mas, bisa mendapat Rp20 ribu hingga Rp.30 ribu,’’ katanya sembari mengatur napasnya yang kelelahan akibat menenteng barang rongsokan yang mencapai berat 100 kg diatas sepeda tuanya.

Masih pantaskah kita merengek-rengek sama ibu kita?
masih pantaskah kita marah-marah sama ibu kita?
masih pantaskah kita lebih memilih keluar dengan pacar atau teman di saat Ibu kita membutuhkan kehadiran kita?
masih pantaskah kita semua menyakiti hati ibu kita?

Categories: Realita
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: