Home > Uncategorized > Ayah, Aku Capek …

Ayah, Aku Capek …

Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yang sedang baca koran.

“Oh Ayah… ayah….” kata sang anak.

“Ada apa?” tanya sang ayah.

“Aku capek karena aku harus belajar sungguh-sungguh untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan mencontek…aku mau mencontek saja.

Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja.

Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus …

Aku capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…

Aku capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman-teman ku, sedang teman-temanku seenaknya saja bersikap kepadaku…

Aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah”, si anak mulai menangis…

Ayahnya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata, ”Anakku, ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”. lalu si ayah menuntun tangan anaknya kemudian mereka menyusuri jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang.

Si anak mulai mengeluh, ”Ayah, kita mau kemana? Aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri, badanku dikelilingi oleh serangga, berjalan pun susah karena ada banyak ilalang, aku benci jalan ini ayah”.

Si ayah hanya terdiam. Sampai akhirnya mereka sampai di sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga-bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang.

“Wwaaaah… tempat apa ini, Ayah? Aku suka, aku suka tempat ini!”

Si ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah”, ujar si ayah. Lalu si anak pun ikut duduk di samping ayahnya. ”Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi padahal tempat ini begitu indah…?”

”Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”

”Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tahu ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”.

”Ooh… berarti kita orang yang sabar ya, Yah? Alhamdulillah…”

”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang, dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga. Akhirnya semuanya terbayar, kan? Ada telaga yang sangat indah. Seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? Kau tidak akan mendapat apa-apa anakku. Oleh karena itu bersabarlah, anakku”.

”Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar!”

”Ayah tahu… oleh karena itulah ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … Begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang ada di sampingmu, agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu. Tapi ingatlah anakku, ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain. Jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tahu akhirnya kan?”

(sumber)

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: