Home > Realita > Demo Anti-Wall Street

Demo Anti-Wall Street

Aksi demonstrasi anti Wall Street yang menggeliat sejak awal Oktober di New York kini mulai meluas ke Eropa dan Asia. Di Amerika, awalnya hanya dihadiri ratusan demonstran yang umumnya mahasiswa. Dipicu oleh krisis ekonomi, dan keresahan atas ketamakan korporasi serta korupsi para elit bisnis, aksi itu kian membesar dari hari ke hari.

Di New York, aksi pada Sabtu 15 Oktober 2011 kemarin diikuti puluhan ribu demonstran. Para pengunjuk rasa memenuhi Times Square, pusat bisnis dan perbelanjaan di New York. Mereka adalah bagian dari “Hari Protes Global” untuk Gerakan Kuasai Wall Street (occupy wall street) yang telah dimulai beberapa pekan lalu di kota itu.

Di Iran, puluhan aktivis mahasiswa berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Swiss di Teheran untuk mendukung gerakan anti-Wall Street. Protes yang dilakukan mahasiswa Iran itu sudah berlangsung selama 10 hari terakhir. Mahasiswa mengusung spanduk dan meneriakkan slogan-slogan anti-Amerika. Dalam aksi yang diawasi dengan ketat oleh aparat kepolisian itu mereka juga membakar boneka Israel seraya menyerukan diakhirinya kapitalisme global.

Gerakan anti Wall Street juga menginspirasi ribuan warga Jerman. Mereka berunjuk rasa memprotes dominasi kekuatan perbankan dan menuntut demokrasi yang lebih besar. Unjuk rasa di Berlin yang disebut sebagai gerakan Occupy Berlin itu berlangsung ricuh. Kericuhan terjadi saat polisi berupaya membubarkan paksa pengunjuk rasa. Tidak ada korban luka serius.

Di Madrid, Spanyol, puluhan ribu orang tergabung dalam gerakan “Indignants” berkumpul di pusat kota, lapangan Puerta del Sol. Aksi “Indignants” ini sendiri sebenarnya sudah digalang sejak jatuhnya ekonomi Spanyol, musim panas kemarin.

Di London, Inggris, lebih dari 2.000 demonstran berkumpul di depan Katederal St Paul. Dalam aksi demonstrasi yang dihadiri pendiri Wikileaks Julian Assange. Para demonstran mengutuk sistem ekonomi dan perbankan Inggris yang dianggap memberi celah bagi perilaku korupsi.

Apa yang sesungguhnya terjadi?

Di Amerika Serikat, militansi para demonstran kian meninggi. Polisi Chicago harus menahan 175 demonstran pada Minggu 16 Oktober 2011, dini hari. Mereka menolak perintah polisi untuk melucuti kemah, dan meninggalkan taman kota karena tempat itu tutup. Di New York, puluhan orang ditahan ketika para demonstran memasuki sebuah kantor cabang Citibank, dan menolak meninggalkan tempat itu.

Apakah gerakan anti wall street ini murni gerakan sosial yang menentang korporasi elit bisnis atau sudah direncanakan jauh hari sebelumnya? Mungkinkah ada konspirasi di balik gerakan occupy wall street ini? Coba perhatikan salah satu illuminati card game yang dibuat oleh Steve Jackson Games tahun 1995.

Categories: Realita
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: