Home > Akhir Zaman > Obelisk di Berbagai Penjuru Dunia

Obelisk di Berbagai Penjuru Dunia

Obelisk adalah monumen batu monolitik yang keempat sisinya biasanya berisi prasasti, melancip berbentuk piramid ke bagian atas. Bangsa Mesir Kuno biasanya mendirikan obelisk berpasangan dan menghubungkannya dengan sinar matahari.

Obelisk yang dikenal paling awal digali di Abu Sir, Mesir, semasa pemerintahan Neuserre (2449-2417 SM). Obelisk yang ditemukan di Aswan dan belum selesai digali tingginya mencapai 32 m (105 kaki) berbentuk potongan tunggal yang terbuat dari granit merah.

Saat ini, selain Cleopatra’s Needles (jarum Cleopatra) yang ada di London dan New York, ada juga monumen yang terdapat di Paris, Florence, dan Roma. Cleopatra’s Needle diberikan oleh khedive Mesir kepada Britania Raya (1878) dan Amerika Serikat (1880). Obelisk di Inggris tingginya 20m9 m, terletak di Embankment Thames di London. Sedangkan obelisk di New York City tingginya 21,2 m, berdiri tegak di Central Park, masing-masing beratnya 200 ton.

Tugu Monas hanyalah salah satu dari obelisk-obelisk lain yang tersebar di pusat-pusat kota seluruh dunia. Obelisk tertua berasal dari kebudayaan Mesir Kuno, simbol menjulang menuju dewa tertinggi bangsa pagan purba (dan modern). Selain Kairo dan Jakarta, obelisk asli Mesir dapat kita saksikan di ibukota penguasa dunia saat ini, Washington DC Amerika Serikat. Lokasinya tepat di depan Capitol Hill tempat presiden-presiden Amerika terpilih mengucapkan sumpahnya secara turun-temurun. Obelisk atau phallus juga bisa kita jumpai tepat di tengah lapangan Basilika Santo Petrus, Vatican City, negara tempat pemimpin umat Katholik Roma sejagat raya. Phallus modern juga dapat berupa obelisk baja yang menjulang di tengah-tengah ibukota Perancis, Paris berupa Menara Eiffel.

Menurut penuturan Dan Brown dalam novel fenomenalnya, penyatuan Lingga dan Yoni merupakan ritus purba seksual, Persetubuhan Suci (The Sacred Sextum). Ini adalah ritual tertinggi bagi kelompok-kelompok penganut Luciferian (penyembah setan) seperti halnya Ksatria Templar dan Freemasonry.

Obelisk sebagai simbol dominasi Iblis atas bumi ini, kehadiran beberapa obelisk tertentu (di lokasi tertentu juga) merupakan “tanda tangannya”. Diketahui bahwa obelisk di Washington DC merupakan simbol penguasaan Iblis atas EKONOMI dunia; obelisk di Luxor, Mesir, merupakan simbol penguasaan Iblis atas PEMERINTAHAN dunia; dan obelisk di Vatican, Roma – Italia, merupakan simbol penguasaan Iblis atas AGAMA dunia. Ekonomi, Pemerintahan, dan Agama dunia penguasaannya diwakili oleh ketiga obelisk tersebut.

Penjelasan detail mengenai hal tersebut akan mencengangkan siapapun. Bahwa benda-benda mati yang disembah dan dihormati ternyata berunsurkan kekuatan-kekuatan spiritual yang tidak main-main, dan dipercaya (sebagai tradisi ritual) oleh mereka yang dianggap sangat “berwawasan sekuler” sekalipun. Obelisk yang melambangkan setan dan harus dilawan oleh manusia dengan melemparnya disimbolisasikan dalam prosesi ibadah haji.

Categories: Akhir Zaman
  1. 22 January 2013 at 4:57 PM

    assalamualaikum, dajjal aktivitas nya selalu dgn simbul simbul dan siapa yg memakainya berarti telah mengikutinya sebagai pengikut agama penyembah berhala…………. trim,s wassalam.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: