Home > Fenomena > Waspadai Propaganda Kaum Homo/Gay

Waspadai Propaganda Kaum Homo/Gay

12 November 2011 Leave a comment Go to comments

Tulisan ini bukan untuk menghakimi para gay, namun sebagai jawaban atas klaim sepihak yang penuh dusta yang digembar-gemborkan sebagai fakta yang tanpa sadar akan memberikan sugesti bagi orang-orang normal yang lugu. Beberapa propaganda tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Penelitian Kinsey menyatakan bahwa 1 dari 10 pria adalah Homoseksual sejati

Dari skala seksualitas yang dibuat oleh seksolog alm Alfred Kinsey, heteroseksual hanya menempati SATU level saja, begitu pula dengan gay. Biseks malah menempati 5 level dengan berbagai tendensi. Jika kedua teori itu disatukan, maka artinya jumlah pria hetero sebenarnya sangat sedikit karena kaum biseks merajai populasi! Bantahan atas hasil penelitian Kinsey dapat dibaca dalam tulisan-tulisan berikut.
Ten Percent Homosexual Myth
10% of Americans are gay — urban myth explored
Kekeliruan Kinsey
Ternyata cuma 1.7 persen

2. Manusia menjadi Homoseksual adalah karena masalah Genetika (Gay Gene)

Propaganda yang sering kita dengar misalnya, “Adalah keputusan Tuhan untuk menjadikan kami gay” atau “Gay adalah akibat kelainan genetika, kami tidak akan bisa mengubah itu”.

Gay gene adalah propaganda kaum homo yang sangat umum digembar-gemborkan. Sudah puluhan tahun dilakukan penelitian tapi tidak ada fakta ilmiah yang bisa 100 persen mendukung klaim tersebut. Gay Gene adalah kontroversi yang sengaja dibuat-buat agar kaum Homo mendapatkan pembenaran. Memang ada manusia yang terlahir hermaprodit alias kelamin ganda, tapi tidak ada manusia yang terlahir dengan kelamin normal namun punya kecenderungan homoseks. Gay adalah kecenderungan seksual yang terjadi akibat faktor lingkungan, cara asuh, dan pergaulan yang salah. Penyebab homoseks ini adalah fakta ilmiah yang bisa diterima oleh para scientist, tapi tidak dengan gay gene. Setidaknya penyebab gay karena faktor psikologis dan lingkungan lebih dapat diterima akal daripada klaim “genetis” yang sudah diteliti selama puluhan tahun namun belum ada buktinya.
Analisis tentang gay gene dapat dibaca pada artikel-artikel berikut.
The Gay Gene: Assertions, Retractions, and Controversy
Is There a “Gay Gene”?
Runtuhnya Teori “Gay Gene”
The Gay-Gene Hoax

3. Homoseksual tidak bisa disembuhkan

Bisakah homoseksual disembuhkan? Bisa, kalau manusia itu berniat tulus dan bersungguh-sungguh. Salah satu buktinya adalah mantan leader aktivis gay Amerika yang sudah “tobat”. Artikelnya dapat dibaca di sini. Usaha untuk “kembali ke jalan yang benar” dapat dibaca dari artikel-artikel berikut.
10 Situs Menarik tentang Penyembuhan Gay
Treatment of Male Homosexuality: A Cognitive-Behavioral and Interpersonal Approach
‘Cure’ for homosexuality?
Study: Some ‘gays’ can become ‘predominantly’ heterosexual with psychotherapy

4. Agama tidak melarang Homoseks

Ini propaganda yang paling “ngawur” karena jelas sekali semua agama samawi melarang dan menghujat homoseksual seperti yang terjadi pada kaum Sodom. Propaganda agama yang menyesatkan juga dibuat oleh aktivis JIL (jaringan islam liberal) yang membenarkan homoseksual sehingga muncul ungkapan “di agama Islam homoseksual tidak berdosa, yang penting jangan anal seks”. Jika ada orang islam yang gay atau ada pendeta yang menikah sesama jenis, itu bukan pembenaran. Ajarannya tetap melarang homoseksual. ISLAM sebagai agama yang merupakan rahmatan lil alamin atau rahmat terhadap seluruh isi alam, menerima kaum lesbian, gay, biseksual, transeksual dan transgenital (LGBT) sebagai salah satu penghuni alam, namun tidak menerima perilaku homoseksual karena itu bertentangan dengan fitrah manusia. Selengkapnya dapat dibaca di sini.

Gay dalam Pandangan Kristen

Kristen juga melarang keras hubungan seks sejenis, baik dilakukan dari kaum pria maupun wanita. Ada 2 kisah dari Alkitab yg menceritakan bagaimana Tuhan menghancurkan dunia ini karena praktek hubungan seks sejenis yang merajalela: (1) air bah dan (2) kisah Sodom dan Gomorah. Selain itu, sudah jelas hukuman bagi orang-orang yang hidup dalam hubungan sejenis, hukumannya adalah hukuman mati.

IMAMAT
20:13 Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.
Dari ketentuan dalam surat Imamat di atas, jelas bahwa orang-orang yang melakukan hubungan seksual sesama jenis halal darahnya, dengan catatan yang membunuh harus orang yang benar-benar tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya (YOHANES 8:7).

Dan sudah pasti para homo dan lesbi pada saat hari penghakiman akan langsung mendapat upahnya di Neraka. Jadi percuma mereka yang beragama Kristen tapi berperilaku homo dan lesbi, berbuat baik dan banyak beramal dalam hidupnya, karena itu semua tidak akan dihitung. Dalam pandangan agama Kristen, masuk ke dalam kerajaan surga bukanlah karena perbuatan baik, tapi karena anugerah kasih karunia. Dan anugrah kasih karunia itu didapat melalui iman dan penurutan.

1 KOR 6:9
Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit…

Jadi kalo ada pendeta yang menikahkan kaum gay, tanya dulu pendeta itu dari sekte mana, karena kalau dari sekte-sekte yang sudah lama berdiri, yang umur sekte itu sudah ratusan tahun, tidak akan pernah mengijinkan pernikahan sejenis. Masalahnya, sekte-sekte baru dalam kekristenan banyak bermunculan dan sekte-sekte inilah yang mau memberikan kesempatan kaum homo dan lesbi untuk menikah secara sah.

Tinjauan Medis
Pada dasarnya, hubungan seksual yang dilakukan oleh setiap pasangan adalah sehat dan dianjurkan untuk meningkatkan kualitas hubungan antar pasangan. Namun, ada beberapa kegiatan dari hubungan seksual yang dilarang oleh para ahli kesehatan. Misalnya berhubungan seksual melalui anal alias anal sex. Hubungan seks melalui dubur yang kerap dikenal dengan nama anal seks ini memang telah cukup dikenal. Bahkan, aktifitas seksual ini konon telah dilakukan sejak berabad-abad yang lalu. Menurut Dr. Boyke Nugraha, hubungan seksual melalui anal sangat tidak dianjurkan karena berdampak buruk terhadap kesehatan.

Mengapa dilarang? Sebab, di dalam dubur itu bersarang beragam bakteri yang bersifat patogan yang berhasil dikeluarkan dari tubuh bersama feses. Tindakan sodomi atau melakukan hubungan intim dan penetrasi melalui dubur itu justru akan berpotensi memasukkan kembali kuman-kuman itu ke dalam tubuh. Selain itu, hubungan intim melalui anal seks ini juga akan menimbulkan berbagai penyakit ‘aneh’ dan berbahaya, seperti hepatitis C dan HIV-AIDS. Hal ini telah terbukti secara jelas melalui temuan penelitian dari pakar kesehatan di luar negeri. Jadi, sebaiknya setiap pasangan harus menghindari aktifitas penetrasi anal ini dalam hubungan seksualnya, demi kesehatan. Anus dan Vagina benar-benar sangat berbeda. Vagina memang diciptakan untuk berhubungan seks, sedangkan anus seperti yang anda tahu, merupakan tempat pembuangan faeces (kotoran), jadi di sanalah segala macam kuman bersarang.

Sebagai penutup, mudah-mudahan video berikut bisa memberikan inspirasi

Categories: Fenomena
  1. Alif hamzah
    24 November 2011 at 4:32 PM

    diskusikan tentang homoseksualitas dari sudut pandang Islam di http://alif2hamzah.blogdetik.com/
    silakan simak

  2. sjhdjsdh
    7 December 2011 at 5:53 AM

    ane demen videonya gan! eat da poo poo ada remix nya loh!

    • 9 December 2011 at 7:14 AM

      iye gan, makasih udah mampir. nais inpoh.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: