Home > Fenomena > Keajaiban Kulit Otak

Keajaiban Kulit Otak

19 February 2012 Leave a comment Go to comments

Kulit otak bagaikan tanah yang luas, lapang lebar, tetapi tidak rata. Bagian ini membungkus otak manusia setelah batok kepala. Ia bagaikan blanket atau selimut pembungkus otak. Berwarna kelabu, melingkupi seluruh bagian otak hingga bagian tersembunyi sekalipun, dengan luas permukaan sekitar 2.352 cm persegi. Luas ini lebih luas daripada luas seluruh permukaan halaman tengah koran, bahkan bisa menyamai luas permukaan sebuah papan tripleks. Berat total kulit otak kira-kira 600 gram atau 40% dari berat total otak. Jumlah sel saraf pembentuknya kira-kira 2,6 x 10 pangkat 9 sel.

Dari luar tampak tak beraturan; ada sungai (sulcus) dan pinggirannya yang meninggi pada kedua sisi yang disebut gyrus. Ini terbentuk karena kulit otak sedemikian luas, tetapi rongga kepala terlalu sempit untuknya. Tiada ada dua orang yang memiliki bentuk sulcus yang sama, bahkan antara kedua belah otak adalam satu kepala pun bentuk sulcusnya sangat berbeda.

Ketebalan kulit otak manusia rata-rata 2,5 milimeter (di lobus frontal). Bagian yang paling tebal yaitu 4,5 milimiter terletak pada area motorik, daerah yang bertanggung jawab untuk menggerakkan tubuh manusia. Di daerah motorik ini, fungsi-fungsi untuk menggerakkan lidah dan tangan menempati bagian terbesar. Hal ini tentu bukan kebetulan, karena perbuatan manusia paling banyak melalui lidah (bahasa) dan tangan. Sedangkan ketebalan terkecil (paling tipis) yaitu 1,45 – 2,2 milimeter terletak pada area visual, daerah yang bertanggung jawab dalam penglihatan.

Pembungkus otak yang sangat penting ini disusun oleh dua jenis sel:
1. Sel neuron, yang bertanggung jawab untuk transmisi informasi dan membuat manusia sanggup berpikir secara ceras; jumlah sel ini sekitar 10-15 miliar sel dengan berat total 180 gram.
2. Sel glia, yang bertanggung jawab untuk “memberi makan” sel neuron dan menyokongnya hingga kuat; jumlahnya sekitar 50 miliar sel dengan berat total 420 gram.

Kulit otak inilah yang paling bertanggung jawab terhadap proses berpikir manusia. Dengan kata lain, manusia dapat berpikir secara rasional karena di kulit otaklah terjadi pengolahan informasi, meliputi sensasi (penerimaan)dan persepsi (tanggapan), termasuk bermukimnya memori.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa otak manusia terdiri dari sekitar 100 milyar sel aktif sejak lahir. Masing-masing sel tersebut dapat membuat jaringan sampai 20.000 sambungan tiap detik. Yang menakjubkan adalah saat awal kehidupan kita, otak berkembang melalui proses belajar alamiah dengan kecepatan 3 milyar sambungan per detik. Sambungan-sambungan ini adalah kunci kecerdasan manusia. Tiga hari pertama pada tahun 1997, jutaan pengguna komputer membuat 200 juta jaringan internet, sedangkan otak manusia mampu membuat jaringan 15 kali lebih banyak hanya dalam satu detik.

Dengan kemampuan luar biasa ini, otak manusia mampu menghapal seluruh atom yang ada di alam semesta. Kemampuan memori otak kita adalah 10 pangkat 800 (angka 10 dengan 800 angka 0 di belakangnya), sedangkan jumlah atom di alam semesta adalah sekitar 10 pangkat 100 (angka 10 dengan 100 angka 0 di belakangnya).

Gordon Dryden mengatakan, “You are the owner of the world’s most powerful computer”, anda adalah pemilik komputer paling hebat di dunia (otak anda), berikut perbandingannya:

Perbedaan otak komputer dan otak manusia (Semaun Samadikun, Majalah Elektron, # 5 April 2000)

Categories: Fenomena
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: