Home > Akhir Zaman > Theosofi part 1

Theosofi part 1

Mari kita mulai pembahasan tentang theosofi dari pengertiannya. Dalam situs wikipedia disebutkan bahwa Teosofi adalah doktrin filsafat agama dan mistisisme. Teosofi merupakan pandangan bahwa semua agama merupakan upaya Occult Brotherhood agar manusia dapat mencapai kesempurnaan, sehingga setiap agama mempunyai kepingan kebenaran.

Helena Petrovna Blavatsky (1831–1891), Henry Steel Olcott (1832–1907), dan William Quan Judge (1851–1896), mendirikan Masyarakat Teosofi di New York City pada 17 November 1875. merupakan suatu badan internasional yang tujuan utamanya adalah persaudaraan universal berdasarkan realisasi bahwa hidup, dalam berbagai bentuk yang berbeda, manusia dan non-manusia, merupakan kesatuan yang tidak terbagi.

Perhimpunan Theosofi tidak memaksakan dogma/kepercayaan apapun pada anggota-anggotanya, yang disatukan karena pencarian kebenaran dan keinginan untuk belajar tentang makna dan tujuan eksistensi dengan melibatkan diri dalam studi perenungan, kemurnian hidup dan pengabdian dengan penuh kasih.

Theosofi menawarkan sebuah filsafat yang membuat hidup jadi lebih dimengerti dan menunjukkan bahwa keadilan dan cinta-kasih membimbing alam semesta ini. Ajaran-ajarannya membantu mengembangkan kodrat spiritual yang masih laten dalam diri manusia, tanpa ketergantungan dan rasa takut. 3 Tujuan Utama Perhimpuan Theosofi

  • Mengadakan inti persaudaraan antara sesama manusia tanpa memandang bangsa, kepercayaan, kelamin, kaum atau warna kulit.
  • Memajukan pelajaran dengan mencari persamaan dalam agama-agama, filsafat dan ilmu pengetahuan.
  • Menyelidiki hukum-hukum alam yang belum dapat diterangkan dan kekuatan-kekuatan dalam manusia yang masih terpendam.

Kebebasan Berpikir
Seiring dengan berkembangnya Perhimpunan Theosofi secara meluas dan menyebar ke berbagai penjuru dunia dan karena anggota-anggota Perhimpunan berasal dari berbagai macam latar belakang agama, tanpa melepaskan agama, ajaran-ajaran, keyakinan serta kepercayaan yang mereka anut, maka memang perlu ditegaskan secara factual bahwa tidak ada suatu doktrin maupun opini apapun yang diajarkan atau dibuat oleh siapapun juga yang dapat mengikat anggota Perhimpunan Theosofi. Penyetujuan terhadap Ketiga Tujuan Utama Perhimpunan Theosofi adalah satu-satunya syarat untuk menjadi anggota

Tak ada satu guru atau penulis siapapun, mulai dari H.P. Blavatsky dan seterusnya yang memiliki otoritas untuk memaksakan ajaran maupun pendapatnya kepada para anggota. Setiap anggota memiliki hak yang sama untuk mengikuti aliran pemikiran apapun, tetapi tidak memiliki hak untuk memaksakan pilihannya kepada orang lain. Juga, tidak ada seorang kandidat untuk jabatan apapun atau calon pemilih, dapat dibuat tidak sah untuk memilih atau dipilih, karena opini tertentu, atau karena keanggotaan di dalam suatu aliran pemikiran apapun. Opini-opini atau kepercayaan-kepercayaan tidak memberikan hak-hak istimewa atau menimbulkan hukuman atau sanksi-sanksi.

Para anggota General Council secara bersungguh-sungguh menghimbau agar setiap anggota Perhimpunan Theosofi memelihara, mempertahankan dan menerapkan prinsip-prinsip fundamental dari Perhimpunan, dan juga berani menggunakan hak kebebasan berpikir dan berekspresi, dalam batas-batas kesopanan serta rasa hormat terhadap orang lain. Resolusi ini disahkan oleh ‘General Council’ Perhimpunan Theosofi, pada tahun 1924.

Kebebasan Perhimpunan
Meskipun Perhimpunan Theosofi bersedia bekerja sama dengan perhimpunan-perhimpunan lainnya yang mempunyai tujuan dan pekerjaan yang memungkinkan kerjasama terlaksana, Perhimpunan Theosofi haruslah tetap tinggal sebagai Perhimpunan yang bebas sama sekali dari mereka. Perhimpunan Theosofi tidak tunduk kepada tujuan lain selain kepada tujuannya sendiri dan hendaknya memajukan pekerjaannya sendiri dalam garis-garis yang luas untuk menuju ke tujuannya sebagai yang diterangkan dalam maksud Perhimpunan Theosofi dan sebagainya, ternyata dalam usahanya untuk maksud dan Kebijaksanaan Illahi yang tercantum dalam artian abstrak dalam titel ‘Perhimpunan Theosofi’.

Karena Persaudaraan Universal dan Kebijaksanaan ini tidak terbatas dan tidak dapat digambarkan dan karena bagi tiap-tiap anggota ada kebebasan berpikir dan berbuat, maka Perhimpunan Theosofi berusaha tetap membina sifatnya yang jelas dan tersendiri dengan membebaskan diri dari penggabungan dengan perhimpunan-perhimpunan lainnya.

sumber: 1, 2

Categories: Akhir Zaman
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: