Masyarakat Dunia Bergerak Menuju Global March to Jerusalem

29 March 2012 Leave a comment

Al-Quds atau Yerusalem adalah kota yang menjadi kunci perdamaian sekaligus peperangan di dunia. Di kota inilah warisan seluruh umat manusia dan amat dimuliakan pemeluk tiga agama. Di sinilah keselamatan dan kesucian Masjid Al-Aqsha, Masjid Kubah Batu dan Gereja Makam Suci dimuliakan miliaran orang.

Yerusalem melambangkan persatuan dan persamaan semua ciptaan Tuhan. Ia mengandung pesan cinta dan kasih sayang. Milyaran orang yang mencintai Yerusalem peduli akan keselamatan dan kesucian Masjid Al-Aqsha, Masjid Kubah Batu, dan Gereja Makam suci.

Namun, sejak 78 persen tanah Palestina dicaplok Israel pada 1948 dan disusul pendudukan Yerusalem dan wilayah Palestina lain pada 1967, Al Quds terus dizionisasi. Palestina pun kian menderita, sementara PBB tak mampu membendung Yahudisasi Yerusalem. Lebih parah lagi, semua kejahatan itu dipayungi Amerika Serikat lewat hak vetonya di Dewan Keamanan PBB.

Pemerintahan Zionis terus memaksa penduduk Palestina keluar dari Yerusalem dan tanah Palestina. Segala cara digunakan, dari terorisme negara, blokade ekonomi, hingga pembersihan etnis. Ini tak bisa didiamkan. Yerusalem dan seluruh Palestina–tempat masyarakat berlatar belakang agama dan budaya hidup damai berdampingan– harus dibebaskan.

Di bawah keprihatinan atas kondisi Yerusalem ini dan karena undangan rakyat Palestina sendiri, dibentuklah “Global March to Jerusalem” (GMJ). Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan ancaman nyata Zionis kepada Yerusalem dan Palestina.

Aksi solidaritas dunia untuk Yerusalem tersebut akan diwujudkan dalam bentuk “long march” yang diselenggarakan pada tanggal 30 Maret 2012 mendatang. Aksi damai akan berlangsung di empat negara yang berbatasan dengan Palestina, seperti: Mesir, Yordania, Suriah, dan Lebanon.

Aksi damai ini bertujuan untuk menyuarakan bahwa pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Israel melalui pendudukan terhadap Al-Quds adalah kejahatan kemanusiaan. Dan Yahudisasi Al-Quds yang kian hari kian menjadi-jadi harus segera dihentikan. Sehingga praktek pembersihan etnis melalui pembangunan tembok pemisah dan pembangunan pemukiman Yahudi tidak lagi terus terjadi. Pengusiran warga Al-Quds dan penggusuran tanah serta rumah yang mereka miliki sudah saatnya diakhiri. Berbagai penodaan dan penistaan Zionis terhadap masjid suci Al-Quds sudah saatnya dihentikan.

Terdorong oleh hal tersebut dan keinginan untuk membantu Palestina dan Al- Quds, maka Panitia Penyelenggara Global March to Jerusalem (GMJ) perwakilan Indonesia yang memiliki perhatian terhadap perjuangan membela Palestina akan terlibat secara aktif untuk ikut dalam aksi Global March to Jerusalem (GMJ) dan mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk mendukung aksi ini.

Al Aqsha Terancam

Sumber Palestina memberitakan, bahwa tanah-tanah di jalan utama distrik Lembah Helwah Palestina mulai longsor, Selasa (6/3). Jalan yang memanjang dari bagian Selatan masjid Al-Aqsha menuju distrik Al-Bustan di kota Selwan, Al-Quds ini longsor akibat galian bawah tanah yang dilakukan penjajah Israel di komplek Al-Aqsha.

Ketua Komite Pertahanan di kota Selwan, Fakhri Abu Diab mengatakan, bahwa tanah yang longsor itu terjadi di dekat masjid Al-Aqsha dan kondisi longsornya sudah sedalam setengah meter.

Ia kemudian menambahkan, bahwa penggalian masih terus berlanjut dilakukan oleh penjajah dan para pemukim Yahudi terhadap pondasi dasar di bawah jalan dan rumah-rumah penduduk. Mereka menggali terowongan yang mengarah ke bagian Selatan masjid Al-Aqsha, dan ini menjadi penyebab utama longsornya tanah. Disamping itu ada banyak keretakan yang baru nampak di bangunan-bangunan yang berada di atas jalan utama imbas dari galian para penjajah itu.

Dukung GMJ

Konferensi Komite Internasional Global March to Jerusalem yang berlangsung 26 Februari 2012 lalu di Gedung Asosiasi Profesional, Amman, Jordan, membahas  tema pendanaan aksi, penanganan kebutuhan peserta selama aksi, road map GMJ, titik-titik pertemuan para delegasi dari berbagai negara di Jordania, hingga masalah teknis seperti akomodasi peserta, dan berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi pada 30 Maret mendatang.

Beberapa tema krusial yang juga dikaji di hari pertama ini adalah, soal konvoi darat yang rencananya akan dilakukan sejumlah negara Asia dan Afrika untuk kemudian bertemu di Jordania. Krisis politik dan keamanan yang terjadi di beberapa negara seperti Irak dan juga Suriah, menyebabkan sejumlah peserta memandang konvoi darat agak sulit dilakukan.

Delegasi Indonesia, Ahmad Zainuddin, menyarankan hendaknya agenda konvoi darat itu dijadikan aksi lokal di setiap negara. “Selain lebih menjamin keamanan karena kondisi beberapa negara yang masih berbahaya, juga hal ini akan lebih mengurangi biaya yang harus dikeluarkan,” usulnya di hadapan para peserta. Karenanya, ia menjelaskan delegasi Indonesia tidak ikut dalam konvoi darat.

Menanggapi usulan tersebut, Zaher Birawi menjelaskan, pihak panitia akan berusaha semaksimal kedamaian aksi dan menghindari situasi kekerasan yang mungkin saja terjadi.

“Tragedi Palestina adalah ujian bagi kemanusiaan dunia. Kami dari negara yang termasuk paling jauh dibanding negara-negara Arab mengatakan kepada rakyat Palestina, bahwa kami akan selalu berada di samping kalian, mendukung ketangguhan kalian dan seluruh perjuangan kalian menghadapi kekejaman penjajah Zionis Israel,” ujar Ahmad Zainuddin, koordinator GMJ Indonesia.

Dalam pertemuan dengan puluhan negara perwakilan seluruh dunia, Asia, Afrika, Amerika dan Eropa dihasilkan sejumlah keputusan. Zaher Birawi, selaku juru bicara Panitia Komite GMJ Pusat membacakan rekomendasi tersebut, antara lain, menegaskan bahwa 30 Maret 2012 bertepatan dengan hari bumi, adalah hari pelaksanaan aksi konvoi untuk mengingat kembali hak bangsa Palestina yang telah dirampas oleh Zionis Israel. Termasuk penolakan terhadap Yahudisasi yang tak henti dilakukan Zionist Israel di Jerusalem.

Konferensi yang berlangsung selama dua hari itu tak lupa mengutuk terhadap sikap Zionis Israel yang terus menerus melakukan pelecehan terhadap tempat suci Islam Al Aqsha, terlebih eskalasi serangan yang saat ini dilakukan oleh kalangan sipil yang mendapat perlindungan aparat bersenjata Israel.

Untuk menunjang aksi ini, ada terdapat list 150 tokoh internasional dari berbagai negara yang menyatakan dukungannya terhadap GMJ. Seluruh nama tokoh internasional tersebut akan dipublikasikan melalui berbagai media masa cetak dan elektronik, termasuk berbagai situs di internet dan situs jejaring sosial.

Rekomendasi akhir konfernesi juga meminta seluruh negara dunia, khususnya negara tetangga Palestina dan Jerusalem memberi kemudahan dan dukungannya terhadap pelaksanaan agenda Global March to Jerusalem. Alasan yang paling mendasar adalah, “Yahudisasi Al Quds adalah cermin rasisme. Dan seluruh dunia menolak kehadiran rasisme dengan alasan apapun,” demikian bunyi salah satu pernyataan akhir Konferensi GMJ Internasional.

sumber:

Categories: Realita

April Mop: Kisah Tragis Pembantaian Umat Islam

28 March 2012 2 comments

Maret akan segera usai. Bulan April menjelang. Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya?

Sejarah April Mop

Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.

Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan.

Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine’s Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Terutama di kalangan anak muda. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.

Perayaan April Mop berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The April’s Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.

Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur’an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur’an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol.

Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur’an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.

Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.

Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.

Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April’s Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.

Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.

sumber

Categories: Realita

Memperingati Dikeluarkannya Supersemar

11 March 2012 1 comment

Sebelum tahun 1997, peristiwa Supersemar dianggap sebuah sejarah yang benar dan tidak menimbulkan kontroversi yang besar. Namun setelah Soeharto lengser, banyak pihak yang mencoba mengungkap dan mencari tahu kebenaran dari banyaknya cerita yang memungkinkan fakta dan kebenaran dari sejarah tersebut di-“skenario” oleh Soeharto kala itu.

Beberapa cerita yang menimbulkan kontroversi pasca lengsernya Soeharto bisa kita lihat misalnya dalam kasus Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau yang lebih kita kenal dengan G-30-S-PKI. Dalam sejarah pemberontakan tersebut hingga detik ini mungkin belum terungkap kebenaranya sehingga penayangan film terkait peristiwa tersebut saat ini juga dilarang. Bahkan sebelum itu, film tersebut seolah menjadi tontonan wajib tayang di televisi.

Hal yang sama ternyata juga dialami terkait kebenaran dari sejarah Supersemar ini. Wikipedia menjelaskan bahwa Supersemar yaitu sebuah Surat Perintah yang dikeluarkan oleh Presiden RI yang saat itu dijabat oleh Soekarno yang diberikan kepada Jenderal Soeharto berisi perintah yang menginstruksikan Soeharto, selaku Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi situasi keamanan yang buruk pada saat itu.

Dengan adanya surat tersebut seolah Soeharto memiliki wewenang yang sangat besar untuk mengeluarkan kebijakan-kebijakan strategis termasuk kebijakan-kebijakan politik. Hal inilah yang hingga detik ini mungkin masih membuat para sejarawan belum bisa mengungkap kebenaran dari fakta Sejarah yang sebenarnya dari peristiwa tersebut.

Terkait dengan kebenaran dan fakta sejarah peristiwa Supersemar ini mungkin akan teramat sulit untuk mengungkap kebenaranya dikarenakan tokoh sentral peristiwa itu sendiri yaitu Suharto sudah meninggal, dan mungkin begitu juga dengan orang-orang atau saksi yang melihat dan tahu betul terkait kasus ini juga mungkin sudah meninggal. Sehingga jika dikembangkan lagipun akan mengalami kesulitan.

Fakta Unik Supersemar
Naskah Supersemar tersebut beredar dari milis dan email. Dalam versi online ini, naskah Supersemar diketik di atas kertas berkop Presiden Republik Indonesia disertai logo padi dan kapas di atasnya. Selain logo padi dan kapas, ada juga logo burung garuda di sisi kiri. Di akhir naskah ada tanda tangan Presiden Indonesia Soekarno pada 11 Maret 1966. Naskah ditulis dalam ejaan lama.

Sejumlah kejanggalan ada dalam naskah tersebut. Misalnya meskipun menggunakan ejaan lama, anehnya nama Soeharto dan Soekarno ditulis dengan ejaan baru.

Ada empat diktum dalam naskah tersebut. Diktum pertama berisi ‘Mengingat’. Kedua, Menimbang. Ketiga Memutuskan dan Memerintahkan’. Keempat bertulis selesai.

Dalam ‘Mengingat’, ada 2 hal yang disampaikan yakni pertama, mengingat tingkatan revolusi sekarang ini serta keadaaan politik nasional maupun internasional. Kedua, Perintah Harian Paglima Tertinggi Angkatan Bersenjata/ Presiden/ Panglima Besar Revolusi pada tanggal 8 Maret 1966.

Dalam ‘Menimbang’ juga berisi 2 hal. Pertama, perlu adanya ketenangan dan kestabilan pemerintahan dan jalannya Revolusi. Kedua, perlu adanya jaminan dan kewibawaan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimimpin Besar Revolusi serta segala ajaran-ajarannya.

Sementara dalam ‘Memutuskan/ Memerintah’ berbunyi kepada Letnan Jendral Suharto, Menteri Panglima Angkatan Darat. Atas nama Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimimpin Besar Revolusi memerintahkan tiga hal.

Satu, mengambil segala tindakan yang dianggap perlu, untuk terjaminnya keamanan dan ketenangan serta kestabilan jalannya Pemerintahan dan jalannya Revolusi, serta menjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimimpin Besar Revolusi/Mandataris M.P.R.S demi untuk keuntuhan bangsa dan negara Republik Indonesia, dan melaksanakan dengan pasti segala ajaran Pemimpin Besar Revolusi.
Dua, mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-panglima angkatan lain dengan sebaik-baiknya. Ketiga, supaya melaporkan segala sesuatu yang bersangkut-paut dalam tugas dan tanggung-jawabnya seperti diatas.
Pada Diktum kempat hanya tertulis Selesai.

Otentifikasi Supersemar
Menurut kesaksian staf intel Komando Operasi Tertinggi Gabungan-5 (G-5 KOTI) Salim Thalib, naskah Supersemar yang dikenal sekarang adalah palsu. Selain aslinya tidak serapi itu, isi naskah juga tidak sama dengan naskah aslinya.

Beberapa kalangan menilai, latar belakang Supersemar tak lepas dari persaingan antara PKI dan Angkatan Darat. Sebelum terjadinya G-30-S, persaingan antara PKI dan Angkatan Darat sudah dalam taraf saling jegal. Bahkan PKI sampai ingin membangun “Angkatan Kelima” dalam militer, untuk menggeser Angkatan Darat. Dan Angkatan Darat ingin menggeser PKI.

Dalam beberapa pidato Soekarno menjelang ambruknya, bisa ditangkap adanya konspirasi tanpa sepengetahuan Soekarno. Sehingga timbul kecurigaan banyak orang. Mungkinkah Supersemar “sengaja” dinyatakan hilang? Betulkah naiknya Soeharto sebagai presiden adalah inkonstitusional karena bertentangan dengan amanat Supersemar? Dan karenanya Supersemar mesti lenyap secara misterius? Apakah bisa dipercaya begitu saja bahwa dokumen negara sepenting itu bisa hilang? Dengan kata lain harus dilenyapkan!

Jika Supersemar memang begitu monumental, di mana keberadaannya sekarang? Jenderal M. Jusuf pernah mengaku memiliki salah satu salinan Supersemar, namun hingga saat meninggalnya, ia tidak mau menunjukkan salinan tersebut kepada publik. Sementara dua naskah Supersemar di Arsip Nasional hanya berbentuk fotocopy. Anehnya kedua naskah itu tidak mirip karena diketik dengan spasi berbeda. Pertanyaannya, yang manakah di antara kedua naskah itu yang otentik? Atau apakah malah keduanya sama-sama tidak otentik?

Mungkin yang harus kita lakukan saat ini adalah kejujuran untuk meluruskan sejarah. Sejarah Supersemar, G-30-S-PKI, dan peristiwa lain yang tidak berhasil diungkap kebenarannya sesungguhnya menjadi pelajaran buat bangsa ini supaya tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang serupa atau bahkan mungkin lebih buruk dari sebelumnya.

Categories: Realita

Tafsir Surat Al Zalzalah

10 March 2012 Leave a comment

Pengantar
Kamis siang waktu setempat (8/3/2012), gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) mengguncang China. Dalam situs resminya Kementerian Urusan Sipil China menyebutkan, 25 orang tewas akibat gempa di wilayah Yingjiang, Provinsi Yunnan. Sedang 250 orang lainnya menderita luka. Sebanyak 134 di antaranya dalam kondisi kritis. Lebih dari 127.000 orang telah dievakuasi dari lokasi gempa ke penampungan terdekat. Kepala Humas Pemerintah Yingjiang, Zhao Yunshan mengatakan sekira 1.200 rumah atau apartemen ambruk akibat gempa.

Gempa adalah Simulasi Kiamat
Surat Az-Zalzalah (keguncangan) menggambarkan gempa sebagai salah satu event kiamat. Ayat 1-5 surat ini berbunyi:
1. Idzaa zulzilati l-ardhu zilzaalahaa.
2. Wa akhrajati l-ardhu atsqaalahaa.
3. Wa qaala l-insaanu maa lahaa.
4. Yaumaïdzin tuhadditsu akhbaaraha,
5. bi anna rabbaka awhaa lahaa.

Terjemahan harfiahnya:
1. Apabila diguncangkan Bumi seguncang-guncangnya.
2. Dan mengeluarkan Bumi beban-beban beratnya.
3. Dan berkatalah manusia: ada apa dengannya?
4. Hari itu Bumi memberitakan kabar-kabarnya.
5. Bahwa Tuhanmu mewahyukan baginya.

Ayat-ayat tersebut menunjukkan bahwa guncangan yang terjadi ketika gempa, bukan hanya bersifat fisik. Gempa juga mengguncang jiwa dan iman manusia. Betapa menakutkannya melihat bumi bergoyang dengan hebat. Di Padang dan Aceh, ketika gempa, orang-orang sampai terduduk dan merangkak di jalanan. Tidak bisa berdiri, tidak sedikit pengungsi yang akhirnya bunuh diri karena frustrasi kehilangan harta dan keluarga.

Gempa umumnya terjadi karena proses pertumbuhan dan pelumatan lempeng lewat mekanisme tektonik lempeng. Kepulauan Indonesia duduk di sepanjang pertemuan tiga lempeng (triple junction) yang terus tumbuh berdesakan. Lempeng tersebut adalah Lempeng Pasifik, Indo-Australia dan Eurasia. Desakan ini menimbun energi stress di pertemuan lempeng-lempeng tersebut. Karena itu, potensi gempa di negeri ini sangat tinggi.

Gempa dapat diibaratkan seperti seorang wanita yang hendak melahirkan. Kontraksinya sudah sangat kuat sewaktu si jabang bayi akan keluar. Tapi kita tidak tahu persis kapan keluarnya. Para ahli seismologi telah mendeteksi tingginya stress di zona subduksi (penunjaman lempeng) sepanjang Sumatera dan Jawa, sebelum gempa Nias, Jogja, dan Padang. Namun mereka tetap tidak mampu memastikan bulan, pekan, apalagi tanggal kejadian gempanya.

Meski belum bisa diperkirakan, besarnya magnitudo gempa dapat diukur dengan seismograf, yang dinyatakan dalam skala richter. Magnitudo gempa tektonik umumnya di atas 7 skala richter (SR). Gempa vulkanik antara 5-7 SR. Gempa ini disebabkan karena gerakan magma ke permukaan menjelang meletusnya gunung berapi. Gempa lokal, karena longsoran atau runtuhnya tebing, biasanya di bawah 5 SR.

Intensitas kerusakan gempa dinyatakan dalam skala Mercalli. Intensitas ini bergantung pada jarak dan kedalaman suatu wilayah dari pusat gempa. Skala I (Instrumental) hanya bisa dideteksi seismograf. Skala V (Kuat) bisa dirasakan semua orang, barang-barang berjatuhan, pintu maupun jendela rusak. Pada skala tertinggi yaitu XII (Kataklismik), terjadi kehancuran total, benda-benda terlempar ke udara dan permukaan tanah tampak bergelombang. Gempa di atas 7 SR biasanya menimbulkan kerusakan di atas Skala VIII Mercalli.

Gempa dalam Skenario Kiamat
Ayat pertama Surat Az-Zalzalah bukan memberitakan gempa biasa. Yang dimaksud dengan zulzilat menurut Ibnu Abbas adalah digoncangkan dari dasar Bumi. Setelah itu, tidak akan pernah ada lagi guncangan. Dengan kata lain, guncangan yang diceritakan adalah peristiwa Hari Kiamat.

Gempa pada saat kiamat, berbeda dengan gempa yang pernah kita rasakan. Pada gempa bumi yang terjadi sekarang, yang berguncang hanyalah lapisan kulit bumi. Akan tetapi pada hari kiamat nanti, bumi akan diguncangkan seguncang-guncangnya. Tidak akan terukur oleh skala mana pun. Saat itu, bumi akan mengeluarkan beban-beban beratnya. Bukan hanya lapisan kulit bumi saja, selimut bumi dan pusat bumi pun akan ikut dimuntahkan.

Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Insyiqaq 3-4: Wa idzaa l-ardhu muddat, wa alqat maa fiihaa wa takhallat.
“Dan apabila Bumi dikempeskan, dan melemparkan segala yang di dalamnya sampai kosong!” Hal tersebut dapat saja terjadi, namun belum diketahui mekanisme apa yang mampu memuntahkan mantel, apalagi inti, sampai ke permukaan bumi.

Mekanisme gempa yang mungkin terjadi ketika kiamat adalah percepatan pergerakan lempeng. Lempeng-lempeng di muka bumi saat ini bergerak dengan kecepatan 7-12 cm per tahun. Gempa-gempa besar sekalipun seperti di Aceh tahun 2004 lalu, terjadi karena pergerakan lempeng dengan kecepatan tersebut.

Bagaimana percepatan tersebut mungkin terjadi? Konveksi di mantel yang menggerakkan lempeng-lempeng tektonik mungkin saja berjalan lebih cepat. Suhu inti bumi bisa saja meningkat tajam sehingga material mantel memanas dan memutar konveksi lebih cepat. Bagaimana suhu inti bumi dapat melonjak, belum dapat dijelaskan.

Mengenai apa yang dikeluarkan bumi pada saat kiamat, kata “atsqola” adalah bentuk plural dari “tsaqil” yang menurut Ibnu Manzhur berarti barang tambang seperti emas dan perak. Bisa juga berarti orang-orang yang mati (al-mauta) sebagaimana pendapat para ulama salaf.

Hal ini senada dengan ayat Alquran lainnya, “Wa idzal ardhu muddat wa alqot ma fiha wa takhollat” (Al-Insyiqaq: 3-4). Ayat ini dikomentari Rasulullah SAW melalui riwayat Imam Muslim. Beliau berkata bahwa nanti pada hari kiamat semua barang tambang seperti emas dan perak dikeluarkan untuk menjadi saksi bahwa manusia saling membunuh, mencuri, dan memutuskan silaturahmi.

Hal lain yang menarik dari surat ini, adalah pernyataan ayat 4 bahwa ketika gempa, bumi “mengabarkan beritanya”. Para ahli seismologi, memang mendapat banyak sekali informasi mengenai bumi dari gelombang gempa. Model bumi yang berlapis-lapis mulai dari kerak sampai inti, lahir dari penafsiran atas perbedaan cepat rambat gelombang gempa. Sifat-sifat masing-masing lapisan pun ditafsirkan berdasarkan perbedaan cepat rambat tersebut.

Terkait makna kata “akhbaroha” dalam ayat ke-4, menurut riwayat Imam Ahmad, tatkala Rasulullah SAW membaca ayat ini, beliau bertanya kepada para sahabatnya, “Apa yang kalian ketahui tentang maksud ‘akhbaroha’? Para sahabat menjawab, “Allahu wa rasuluhu a’lamu” (Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui). Lalu Rasulullah berkata, “Bahwa yang dimaksud akhbaroha adalah bumi nanti pada hari kiamat akan menjadi saksi atas apa yang dilakukan oleh setiap hamba di atas punggungnya dengan mengatakan: ‘Kamu telah melakukan A pada hari A”. Hadits dengan redaksi hampir sama juga diriwayatkan oleh Imam At-Thabrani dalam kitabnya Al-Mu’jam.

Pada ayat kelima, kata “bianna robbaka” berarti “karena sesungguhnya Tuhanmu”. Selanjutnya, kata “auha laha” menurut penafsiran Imam Bukhari, semakna dengan “auha ilaha” yang mempunyai pengertian ‘adzina laha’. Artinya, Allah mengizinkan atau memerintahkan kepadanya. Seakan-akan ayat ini menginformasikan kepada manusia bahwa bumi tidak akan bergoncang melainkan atas izin atau perintah Allah SWT.

Gempa: Antara Iptek dan Imtak
Selain mengakibakan kerusakan, gempa juga memberikan manfaat. Mekanisme tektonik lempeng membentuk basin (cekungan) di bagian back arc, yaitu di balik zona subduksi (penunjaman lempeng). Basin ini menjadi tempat penimbunan sedimen yang menjadi batuan reservoar minyak bumi dan gas alam. Gaya-gaya tektonik juga membentuk struktur patahan dan lipatan yang memerangkap minyak bumi atau gas di satu tempat. Bahkan gempa mendorong minyak mengisi struktur perangkap tersebut.

Selain minyak dan gas alam, tektonik lempeng juga mendorong beraneka mineral keluar dari perut bumi. Di lautan, mineral yang terbentuk di rekahan tengah samudera umumnya berada di sebelah kiri sistem periodik. Rekahan tersebut akibat pergerakan divergen lempeng. Sementara di daratan, mineral yang terbentuk dari letusan gunung api, umumnya berada di sebelah kanan sistem periodik.

Yaumaïdzin yashduru n-naasu asytaataan li yurau a`maalahum. Fa man ya`mal mitsqaala dzarratin khairaan yarah, wa man ya`mal mitsqaala dzarratin syarraan yarah (Surat Az-Zalzalah ayat 6-8). Terjemahan harfiahnya: “Hari itu muncul manusia terpisah-pisah untuk melihat perbuatan mereka. Maka siapa yang berbuat seberat partikel kebaikan dia akan melihatnya, dan siapa yang berbuat seberat partikel kejahatan dia akan melihatnya”.

Pada hari kiamat nanti, manusia akan muncul secara terpisah-pisah dalam tiga kelompok. Hal ini dijelaskan dalam Surat Al-Waqi`ah. Kelompok pertama adalah penghuni surga kelas ‘elit’ (as-saabiquuna s-saabiquun). Kelompok kedua adalah penghuni surga kelas ‘biasa’ (ash abu l-maymanah). Sementara kelompok ketiga adalah penghuni neraka (ash abu l-masy’ämah). Setiap insan akan memperoleh ganjaran atas segala perbuatannya di dunia fana.

Gempa memang seharusnya dilihat dari dua sudut pandang: iptek dan imtak. Dengan iptek manusia dapat memahami bagaimana peristiwa gempa terjadi, apa penyebabnya, apa kerusakan, dan manfaat yang dibawanya, serta bagaimana memanfaatkannya. Sementara dengan imtak, manusia dapat meresapi kemahabesaran Allah dalam peristiwa gempa, menyadari kelemahan dirinya, sehingga dapat mempersiapkan diri menuju kampung akhirat kelak. Wallahu A’lam bishowab.

Categories: Tafsir

Hakim Adais: Yahudi Berencana Membuat Gempa Buatan untuk Ratakan Masjid Al-Aqsha

8 March 2012 1 comment

Kepala Dewan Pengadilan Syariah Tertinggi Yusuf Adais memperingatkan akan adanya niat jahat Israel untuk menciptakan gempa palsu yang menyebabkan runtuhnya Masjid Al-Aqsha.

Dalam siaran pers pada hari Selasa lalu, Adais mengatakan bahwa Masjid Al-Aqsha dalam bahaya yang nyata dan mengalami serangan sengit dari pemerintah pendudukan Israel dan pemukim Yahudi yang berencana untuk menghancurkannya dan membangun kuil Sulaiman di tempat tersebut.

Dia menjelaskan bahwa retakan dan runtuhan semakin meningkat di jalanan dan di rumah-rumah warga Yerusalem yang diduduki selain runtuhan terbaru dari beberapa bagian Masjid Silwan Ein sebagai akibat dari penggalian bawah tanah yang dilakukan Israel dalam upaya konstruksi bangunan Talmud yang menurut mereka menjadi awal kehancuran dari Masjid Al-Aqsha.

Hakim agung tersebut juga mencatat bahwa ada pertemuan rahasia yang sedang berlangsung dan kegiatan yang diadakan saat ini oleh para pemimpin pemukim dan rabbi yahudi senior berkoordinasi dengan militer Israel dan pihak keamanan untuk mengatur mekanisme dan rencana untuk menghancurkan Masjid Al Aqsha.

sumber:

Categories: Akhir Zaman

Alasan Diharamkannya Babi

4 March 2012 Leave a comment

Ajaran Islam mengharamkan umatnya mengkonsumsi daging babi dan atau memanfaatkan seluruh anggota tubuh babi. Berikut sepuluh alasan mengapa babi diharamkan.

Pertama, babi adalah container (tempat penampung) penyakit.
Beberapa bibit penyakit yang dibawa babi seperti Cacing pita (Taenia solium), Cacing spiral (Trichinella spiralis), Cacing tambang (Ancylostoma duodenale), Cacing paru (Paragonimus pulmonaris), Cacing usus (Fasciolopsis buski), Cacing Schistosoma (japonicum), Bakteri Tuberculosis (TBC), Bakteri kolera (Salmonella choleraesuis), Bakteri Brucellosis suis, Virus cacar (Small pox), Virus kudis (Scabies), Parasit protozoa Balantidium coli, Parasit protozoa Toxoplasma gondii

Kedua, daging babi empuk.
Meskipun empuk dan terkesan lezat, namun karena banyak mengandung lemak, daging babi sulit dicerna. Akibatnya, nutrien (zat gizi) tidak dapat dimanfaatkan tubuh.

Ketiga, menurut Prof. A.V. Nalbandov (Penulis buku : Adap-tif Physiology on Mammals and Birds) menyebutkan bahwa kantung urine (vesica urinaria) babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke dalam daging. Akibatnya, daging babi tercemar kotoran yang mestinya dibuang bersama urine.

Keempat, Lemak punggung (back fat) tebal dan mudah rusak oleh proses ransiditas oksidatif (tengik), tidak layak dikonsumsi manusia.

Kelima, babi merupakan carrier virus/penyakit Flu Burung (Avian influenza) dan Flu Babi (Swine Influenza).
Di dalam tubuh babi, virus AI (H1N1 dan H2N1) yang semula tidak ganas bermutasi menjadi H1N1/H5N1 yang ganas/mematikan dan menular ke manusia.

Keenam, menurut Prof Abdul Basith Muh. Sayid berbagai penyakit yang ditularkan babi seperti, pengerasan urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (Angina pectoris), radang (nyeri) pada sendi-sendi tubuh.

Ketujuh, Dr. Murad Hoffman (Doktor ahli & penulis dari Jerman) menulis bahwa Memakan babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tapi juga menyebabkan peningkatan kolesterol tubuh dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh.
Ditambah cacing babi Mengakibatkan penyakit kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rheumatic serta virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang di musim panas karena medium (dibawa oleh) babi.

Kedelapan, penelitian ilmiah di Cina dan Swedia menyebutkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus besar.

Kesembilan, Dr Muhammad Abdul Khair (penulis buku : Ijtihaadaat fi at Tafsir Al Qur’an al Kariim) menuliskan bahwa daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan Trachenea lolipia. Cacing tersebut berpindah kepada manusia yang mengkonsumsi daging babi.

Kesepuluh, DNA babi mirip dengan manusia, sehingga sifat buruk babi dapat menular ke manusia. Beberapa sifat buruk babi seperti, Binatang paling rakus, kotor, dan jorok di kelasnya, Kemudian kerakusannya tidak tertandingi hewan lain, serta suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri dan Kotoran manusia pun dimakannya. Sangat suka berada di tempat yang basah dan kotor. Untuk memuaskan sifat rakusnya, bila tidak ada lagi yang dimakan, ia muntahkan isi perutnya, lalu dimakan kembali. Lebih lanjut Kadang ia mengencingi pakannya terlebih dahulu sebelum dimakan.

Selain kesepuluh alasan diatas ternyata ada beberapa penyakit lain yang dapat disebabkan oleh babi seperti kholera babi (penyakit menular berba-haya yang disebabkan bakteri), keguguran nanah (disebabkan bakteri prosilia babi), kulit kemerahan yang ganas (mematikan) dan menahun, Penyakit pengelupasan kulit, dan Benalu Askaris, yang berbahaya bagi manusia.

sumber: http://www.kibar-uk.org

Categories: Realita

Surat Untuk Presiden

2 March 2012 Leave a comment

Oleh: Acep Iwan Saidi*

Selamat malam, Pak Presiden! Dari Daniel Sparringa, salah seorang staf Anda, yang berbicara pada acara Soegeng Sarjadi Syndicate di TVRI—maaf lupa tanggal tayangnya—saya mendapat informasi bahwa Anda sering bangun malam. Katanya lagi, Anda membaca dan merenung, memikirkan berbagai permasalahan bangsa yang kian hari kian jelimet, kian ruwet.

Oleh karena itu, saya alamatkan surat ini kepada Anda yang begitu ”mengakrabi malam”. Saya pun menulisnya dalam larut, sehari setelah menyaksikan kesaksian Angelina Sondakh untuk kasus yang kita semua sudah tahu belaka itu.

Angie yang cantik, kita juga tahu, adalah salah satu pejabat tinggi di partai yang Bapak bina. Artinya, langsung atau tidak, Angie adalah binaan Anda.

Pak Presiden, sebelumnya perlu Anda ketahui bahwa pada pemilihan presiden tahun 2004, saya adalah salah seorang yang memilih Anda.

Tentu saja, sebagai orang yang merasa diri intelektual, saya tidak sembarang memilih. Sebelum menentukan pilihan, saya merasa wajib untuk melakukan ”riset kecil-kecilan”, mulai dari menelusuri kehidupan masa kecil hingga perilaku paling mutakhir para calon presiden saat itu.

Pilihan saya jatuh kepada Anda karena pada waktu itu Anda mengingatkan saya pada sosok Arok dalam roman Arok Dedes karya Pramoedya Ananta Toer.

Tentang Arok

Dengarlah apa yang dicatat Pram tentang Arok melalui mulut tokoh Dang Hyang Lohgawe berikut ini. ”Dengan api Hyang Bathara Guru dalam dadamu, dengan ketajaman parasyu Hyang Ganesya, dengan keperkasaan Hyang Durga Mahisa suramardini, kaulah Arok, kaulah pembangun ajaran, pembangun negeri sekaligus. Dengarkan kalian semua, sejak detik ini, dalam kesaksian Hyang Bathara Guru yang berpadu dalam Brahma, Syiwa, dan Wisynu dengan semua syaktinya, aku turunkan pada anak ini nama yang akan membawanya pada kenyataan sebagai bagian dari cakrawati. Kenyataan itu kini masih membara dalam dirimu. Arok namamu” (1999: 53).

Demikianlah, Pak Presiden, imajinasi saya tentang Anda kala itu. Namun, dalam perjalanannya, perlahan-lahan imajinasi tersebut pupus. Entah karena apa, dalam mata batin saya, gambaran tritunggal (Brahma, Syiwa, dan Wisynu) sirna dari diri Anda. Saya tidak lagi merasakan sorot mata Sudra, sikap Satria, dan esensi Brahmana.

Hingga hari ini, Anda memang sangat santun, tetapi kesantunan itu terasa tak memiliki aura. Memandang Anda—artinya mencoba mengerti dan menerima kepemimpinan Anda—saya seperti menatap sebuah potret dalam bingkai. Sebuah potret, tentu bukanlah realitas sebenarnya. Ia adalah realitas citra.

Barangkali tidak ada yang salah dengan Anda, Pak Presiden. Kekuasaan, dalam sejarah bangsa mana pun, memang memiliki karakter pengisap. Barangsiapa tidak mampu menaklukkannya, ia akan tersedot hingga ke rangka. Sirnanya tritunggal yang saya imajinasikan terdapat pada sosok Anda kiranya juga karena isapan gravitasi kuasa tersebut.

Matinya tritunggal sedemikian meniscayakan hidupnya kelemahan tak terelakkan pada diri Anda. Lihatlah, sayap Anda patah. Anda tidak mampu menjadi ”Garuda Yang Terbang Sendiri”—meminjam judul drama Sanoesi Pane. Ada semacam kekhawatiran pada diri Anda jika terbang sedemikian, yakni kecemasan untuk tidak bisa kembali hinggap pada takhta yang notabene mengisap Anda secara terus-menerus itu. Anda lebih suka diisap daripada menyedot habis daya kuasa. Anda dikuasai, bukan menguasai.

Itulah kiranya, disadari atau tidak, yang membuat Anda selalu terjaga saat larut seperti dikisahkan Sparringa. Tanpa keluh kesah kepada Sparringa, saya pikir tubuh Anda sendiri telah berbicara. Di balik baju kebesaran presiden, Anda tidak bisa mengelak kalau sorot mata Anda makin sayu, satu-dua keriput bertambah di wajah Anda. Jika saja Anda bukan presiden, barangkali sepanjang hari Anda akan tampak lusuh, layaknya seorang bapak yang capek memikirkan ulah anak-anaknya yang kelewat nakal. Wajah Anda tak lagi bersinar seperti sebelum jadi penguasa.

Gara-gara korupsi

Pemberantasan korupsi yang menjadi jargon partai binaan Anda, Pak Presiden, itulah yang saya pikir menambah satu-dua kerutan di wajah Anda tahun-tahun terakhir ini. Saya yakin Anda dan keluarga tidak melakukan tindakan kriminal tersebut, tetapi Anda terjebak dalam kepungan para bandit.

Kiranya Anda juga sang pemilik gagasan besar jargon pemberantasan korupsi tadi sehingga dengan sangat yakin Anda memasang badan di barisan paling depan pendekar pembunuh koruptor. Sayang, nyatanya Anda dikhianati. Anda jadi sandera di dalam jargon yang Anda gagas. Akibatnya, Anda menjadi sangat lemah. Anda tahu kepada siapa Anda mesti marah, tetapi Anda juga tahu hal itu tidak mungkin dilakukan. Ah, betapa menyakitkan hidup seperti itu.

Pak Presiden yang terhormat,

Malam semakin larut, tetapi kian gelap dan sunyi di luar, kian benderang hati kita di dalam. Drama Nazar dan Angie pastilah akan semakin jelas jika ditatap dalam suasana seperti ini.

Ketahuilah, penyelesaian kasus pelik yang menimpa mereka, juga banyak kasus lain, hanya bertumpu kepada Anda. Sekuat apa pun KPK, saya tidak yakin lembaga ini bisa menyelesaikannya. Anda mungkin tidak mengintervensi KPK dan penegak hukum dalam arti negatif, tetapi ketahuilah, tangan Anda bisa memanjang tanpa Anda ketahui, kekuasaan Anda bisa membengkak tanpa Anda sadari.

Ingatlah selalu bahwa Anda sedang terus-menerus dikhianati. Jadi, mohon keluarlah. Anda sudah mampu menguasai malam. Itu artinya Anda bisa menyongsong fajar saat semua makhluk sedang lelap. Ini kali saatnya Anda meradang, dan menerjang—meminjam sajak Chairil Anwar. Jadilah garuda agar kami menjadikan Anda lambang yang selamanya terpatri di dada.

Saya seorang dosen, Pak Presiden. Nyaris setiap hari saya membicarakan hal-hal ideal dengan mahasiswa. Kepada para mahasiswa saya selalu mengajarkan mimpi tentang Indonesia yang lebih baik di masa depan. Jadi, tolong saya, Pak Presiden, tolong bantu saya untuk menjadikan ajaran itu bukan ilusi, apalagi dusta.

Maka, jawablah permohonan ini dengan sebuah tindakan: bahwa besok pagi, saat fajar tuntas memintal malam, Anda akan menjadi presiden yang revolusioner. Atas apa pun yang bernama kuasa, jadikanlah diri Anda Arok, sang pembangun itu!

sumber: kompas cetak

*Acep Iwan Saidi Ketua Forum Studi Kebudayaan FSRD ITB

Categories: Realita